Cerita Gue - My Story

Ramai tapi Sepi: Lebaran Leftover Vibes

Kebiasaan orang-orang Muslim (kebanyakan) di Indonesia, ketika lebaran tiba, maka seluruh keluarga kudu, wajib, fardu, dan harus berkumpul dan bersatu dirumah. Yang perantau pulang ke kampungnya, dan yang emang udah tinggal di kampungnya sendiri keliling rumah saudara terdekat atau tetangga. Kebiasaan orang-orang Indo dalam menyebut hal tersebut adalah, mudik. Kaya keluarga gue, yang kadang mudik, kadang juga nggak, tapi seringnya mah nggak #lah #hapaseh

Tapi bukan soal mudik sih sebenernya yang mau gue bahas. Gue cuma mau cerita aja tentang kisah keluarga gue yang selalu separated gitu idupnya. Kaya sekarang ini, kedua kakak kandung gue diharuskan merantau ke rumah orang lain (baca:ngekos) karena tempat kerja yang jauh dari lokasi rumah. Terus adek gue juga on the way jadi anak rantauan beberapa minggu lagi. Lalu gue sebatang kara aja dirumah, jadi kaya anak satu-satunya Ibu en Bapak gue.

Dan sekarang, di H+1 minggu lebaran, kedua kakak gue udah mulai kembali ke tempat rantauannya masing-masing. Mulai kerasa gitu euforia sepi sendu sunyi (hapalah) di rumah Ibu en Bapak gue yang punya 4 orang anak ini. Yang rumah ini tadinya heboh rame gak jelas sekarang jadi sepi sunyi gak jelas gitu, #sedihtapigaksedihgitusih #apaanseh.

 

Yaudah, itu aja sih yang mau gue curhatin. Gak penting-penting banget sebenernya, malah gaada penting-pentingnya sama sekali ya, #yahahaha.

 

 

Sudahlah,
Sekian dan terima kasih.
Di Bekasi, si planet terindah, 15:25 pm.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s